GNIT Meneliti Makna Panggilan bagi Profesional IT

3 Maret 2021

GNIT Researched for Sense of Calling for IT professionals

Staf GNIT telah meneliti literatur mengenai makna panggilan bagi para profesional IT.

Penelitian tentang panggilan dimulai dalam konteks keagamaan, dan konsep panggilan telah berubah seiring waktu. Untuk 'dipanggil' berarti dipanggil untuk melayani Tuhan melalui pekerjaan yang ditugaskan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu, keyakinan pribadi telah dipanggil oleh Tuhan untuk tujuan tertentu.

Padanan Latin dari keyakinan pribadi adalah 'vocatio,' dan vokasi digunakan secara bergantian dengan panggilan dalam bahasa Inggris. Martin Luther memberikan makna baru pada 'Beruf' (Jerman untuk pekerjaan), menginterpretasikannya sebagai 'Berufung' (Jerman untuk panggilan) dalam arti pekerjaan yang diberikan Tuhan sebagai 'tindakan melayani sebagai konsep kerja yang paling utama.'

Ini mencerminkan upaya Martin Luther untuk mengajarkan bahwa pekerjaan apapun, betapapun rendahnya, dapat menjadi panggilan melalui mana setiap orang Kristen seharusnya mempraktikkan keyakinan pribadinya. Teolog Lutheran Paul Althaus menginterpretasikan penggunaan Beruf oleh Martin Luther dalam arti Berufung sebagai makna bahwa setiap orang memiliki panggilan masing-masing, yang tidak terbatas pada pekerjaan, tetapi berlaku untuk berbagai tanggung jawab dan peran tanpa memandang penghasilan.

Dia mendukung penekanan John Calvin pada efisiensi kerja, menginterpretasikan 'talenta' sebagai kerja dan pekerjaan sehari-hari orang-orang, menerimanya sebagai tugas yang diberikan Tuhan untuk menjalani hidup mereka sendiri sambil mempraktikkan keyakinan pribadi. Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa Tuhan memanggil orang untuk berbagai aktivitas agar mereka tidak meninggalkan batasan kehidupan sehari-hari mereka, berargumen bahwa pekerjaan apapun yang mengikuti panggilan tidak dapat dianggap kotor atau rendah karena itu indah dan berharga di mata Tuhan.

Kata kerja Ibrani yang paling sering digunakan untuk 'memanggil' dalam pengertian 'panggilan' di Perjanjian Lama adalah 'qara,' yang diterjemahkan menjadi 'kaleo' dalam Septuaginta, terjemahan Yunani dari Kitab Suci Ibrani. Ketika Tuhan memanggil umat-Nya dan memerintahkan mereka untuk melayani-Nya dalam nama-Nya, 'memanggil' digunakan dalam pengertian 'panggilan' (Kejadian 27:1, Keluaran 24:7, Ulangan 1:16, Hakim-hakim 43:1). 'Kaleo' muncul 157 kali dalam 150 ayat di Perjanjian Baru, dan sebagian besar waktu, hal itu digunakan ketika Tuhan memanggil orang-orang.

GNIT Meneliti · originally published on gnit.org.